Ide menulis ini muncul ketika saya melihat acara ‘Debat’ di TV-One tentang pro-kontra Syariat Islam, tanggal 16 Juli 2008 malam. Sesi pertama menampilkan Muslim Abdurrahman + pendukungnya (dari PKB yang masih banyak pertimbangan syariat Islam diberlakukan di Indonesia) dan pihak kedua menampilkan Yusril Ihza Mahendra + pendukungnya (pihak yang mendukung syariat Islam diberlakukan di Indonesia. Sesi Kedua menampilkan Luthfi Assyaukani dari JIL -Jaringan Islam Liberal- yang menggantikan Muslim Abdurrahman dan Hamdan Zoelva dari PBB -Partai Bulan Bintang- yang menggantikan Yusril IM.
“Tegakkan Syariat Islam di Republik Indonesia….!!”,”Syariat Islam adalah satu-satunya solusi permasalahan bangsa Indonesia….!!”, barangkali kita pernah mendengar atau membaca kalimat seperti di atas atau kalimat yang sejenis lainnya.
Banyak yang masih ketakutan atau khawatir apabila mendengar kata ‘Syariat Islam’, sebetulnya apa sih yang ditakutkan? Apakah hukum-hukum Islam itu menyeramkan?. Apakah kalau medengar hukum/syariat Islam itu yang terbayang adalah hukum potong tangan, rajam, cambuk dsb. Islam tidak hanya mengatur hal seperti itu, hal tersebut hanya bagian dari hukum/syariat Islam, masih banyak hukum/aturan yang lainnya dalam Islam…(Ekonomi, Politik, Sosial – saya pikir semua aspek kehidupan ada aturannya), dari bangun tidur sampai tidur lagi ada aturan dalam Islam.
Selama ini hukum yang dipakai di Indonesia adalah hukum peninggalan kolonialis Belanda dan masyarakat menerima hukum itu. Padahal negara ini bisa merdeka juga karena diperjuangkan oleh kebanyakan pejuang-pejuang Islam yang pada saat itu dalam rangka jihad, buktinya Bung Tomo teriak “Allohu Akbar..!”, ada juga Jendral Besar Soedirman dengan kesholehannya, jadi Indonesia bisa merdeka juga karena mengambil dari hukum Islam yaitu hukum ‘Jihad’.
Pemahaman tentang ‘Syariat Islam’ setiap orang bisa berbeda-beda, hal ini yang diungkapkan Muslim Abdurrahman dengan tersenyum ketika mendengar perbedaan antara komentar Yusril IM dengan pendukungnya. Hukum Islam juga merupakan sumber hukum dan bisa juga digunakan di Indonesia, jika diterapkan di Indonesia dan masyarakat takut mendengar kata ’syariat Islam’, bisa ditransformasikan menjadi hukum positif dan diregulasikan menjadi UU/Peraturan, hukum kolonialis Belanda saja bisa digunakan kenapa hukum Islam tidak?.
Dengan adanya otonomi daerah juga bermunculan perda-perda yang diambil dari hukum Islam. Contohnya perda ‘Jum’at Khusyu’, kalau perda yang digunakan demi kemshlahatan orang banyak, tidak menggannggu hak-hak kebebasan orang, dan bisa memperbaiki kehidupan bermasyarakat, kenapa harus takut mengambil dari hukum/syariat Islam…
Sebagai penutup dari tulisan ‘orang yang masih belajar’ ini; ada yang mengatakan kalau Syariat Islam itu bersumber dari Yang Menciptakan manusia,sehingga ibarat ‘manual book’ yang bisa mengatur ketertiban kehidupan manusia. Makanya kalau Syariat Islam tidak diterapkan, ya bisa dilihat kehidupan di masyarakat seperti apa…
Berikut ini sedikit resensi tentang Syariat Islam :
sumber : http://www.solusihukum.com/resensi.php?id=31
Upaya Membumikan Syariat Islam
Syariat Islam perlu ditegakkan dibumi Allah, untuk itu perlu memahamkan pada masyarakat tentang syariat dan hokum-hukumnya, agar hal itu semakin mendekat antara teori dan prakteknya.
Buku bersampul putih inilah salah satu buku yang menggambarkan potret hukum pidana Islam secara utuh. Gambaran ini meliputi adaministrasi peradilan pidana Islam, perlindungan HAM dalam hukum pidana Islam, efektivitas penerapan syariat Islam untuk membentuk non criminal society ‘memasyarakatkan anti kriminal’ dan agenda serta tantangan untuk membumikan hukum pidana Islam. Semua ini dilakukan oleh Penulis buku ini untuk mempersempit jarak teoritis hukum pidanan Islam dengan realitas.
Syariat Islam merupakan jalan yang diberikan oleh Allah Sang Pencipta makhluknya yang disampaikan melalui Al Qur;an dan hadits, sehingga hal itu dijamin kebenarannya. Dan ini telah digaransi oleh Sang Maha Pencipta sendiri. Sedangkan hukum yang dibuat manusia adalah hukum yang tidak terlepas dari kepentingan dan nafsu manusia. Syariat Islam itu pun bukan untuk kepentingan Allah, tetapi untuk kepentingan manusia itu sendiri. Untuk di Indonesia, untuk memahamkan tentang jarimah/tindak pidana diperlukan seratusan dokter untuk memahamkan seluruh bidang hukum pidana Islam.
Para ahli hukum Islam mengklasifikasi tujuan-tujuan yang luas dari syariat sebagai berikut :
1. Menjamin keamanan dari kebutuhan hidup merupakan tujuan pertama dan utama syariat. Yang dijamin ini meliputi agama, jiwa, akal, pikiran, keturunan dan hak milik
2. Menjamin keperluan hidup (keperluan sekunder) atau hajiyat.
3. Membuat perbaikan-perbaikan yaitu menjadikan hal-hal yang dapat menghiasi kehidupan sosial dan menjadikan manusia mampu berbuat dan mengatur urusan hidup lebih baik atau tahsinat (hal 19)
Yang jelas syariat Islam itu memiliki tujuan yang jelas, untuk mengamankan umatnya, dari berbagai kejahatan. Disini terdapat beberapa kejahatan yang diklasifikasikan dalam hukum pidana Islam.
Muhammad Ibnu Ibrahim ibnu Jurair, menyebut yang tergolong kejahatan hudud ada tujuh kejahatan yaitu riddah/murtad, al baghi/pemberontakkan, zina, qadzab/ tuduhan palsu zina, sariqah atau pencurian, hirobah/perampokkan dan shurb alkhamr/meminum khamr.
Kejaharan-kejahatan itu hukumnya sudah jelas, seperti zina hukumannya bagi penzina yang belum nikah didera 100 kali dan diasingkan setahun. Bagi penzina yang telah menikah hukumannya didera 100 kali dan dirajam dengan batu. Hukuman ini jika diberlakukan, orang Amerika banyak yang kena hukuman, makanya disama menolak hukuman itu, karena zina dianggap menyenangkan. Bahkan ia minta agar hukum itu agar dihilangkan.
Untuk qadzab/ menuduh palsu zina hukumannya 80 kali dera. Meminum minuman keras hukumannya didera 40 kali. Pencuri hukumannya dipotong tangannya. Perampokkan hukumannya perampok dipotong tangan dan kakinya secara bersilang. Untuk riddah/murtad hukumannya dibunuh atau dibiarakan supaya mati sendiri. Sebelumnya disadarkan agar kembali ke Islam. Pemberontak hukumannya diperangi. Serta pembunuh hukumannya diqishas dibalas dibunuh, atau bias juga diampuni oleh keluarganya.
Keputusan untuk menghasilkan hingga diberlakukan hukuman itu, dengan cermat dan teliti serta harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan oleh syariat, sehingga tidak sembarangan untuk mencapai hasil pelaksanaan hukuman itu. Misalnya hukuman penzina, harus ada saksi empat, atau pelakunya mengakui, saksinya tak boleh berdusta, dan harus benar-benar telah melaksanakan zina. Baru nanti dihukum.
Dalam hukum pidana Islam kedua golongan tindak pidana tadi yang berjumlah 12 (7 tindak pidana hudud dan 5 tindak pidana qishash dan diyat) sudah pasti dan tidak bias ditambah atau dikurangi. Sedangkan yang bias berubah hukum ta’zir untuk menjerat berbagai perbuatan merugikan, yang terus muncul atau berkembang dimasyarakat. (hal 39)
Adapun keunggulan hukum pidana Islam, yaitu mampu menekan kejahatan sampai titik yang sangat rendah. Misalnya di Arab Saudi, dalam waktu 25 tahun hanya terjadi 16 kali hukuman potong tangan setelah diberlakukan hukum pidana Islam. Makanya disana aman dari pencurian. Menurut Prof. Souryal orientalis, syariat Islam sangat berperan dalam membentuk satu masyarakat anti Islam sangat berperan dalam membentuk satu masyarakat anti kejahatan dan masyarakat dengan kontrol sosial yang tinggi (hal 89)
(Buku : Membumikan hokum Pidana Islam, Penegakkan Syariat dalam Wacana dan Agenda, karya Topo Santoso, SH, MH)
Sumber : Tabloid Jum’at, 23 Januari 2004 Resentor : Toha









Assalamu’alaikum…
Alhamdulillah artikel ini masuk dalam artikel pilihan muslimaya.com – Muslim Social Bookmarking
Dukung artikel ini agar menjadi artikel favorit
disini
http://www.muslimaya.com/bookmark/story.php?title=Syariat_Islam_di_Indonesia
Indonesia milik Islam yang lain ngontrak…
idealnya setiap org Islam ingin menegakkan syariat Allah!..yg gk, dipertanyakan tu??..slm knl y
syariat isalm ga bisa menerima keragaman agama,suku dan ras di indonesia. Saya tolak syariat islam… orang hidup di indonesia bukan islam aja bro… peace…
Daripada Islam dijadikan dasar politik tetapi negaranya tidak keruan, lebih baik Islam diamalkan sebagai pendorong lahirnya masyarakat yang berbudaya dan berperadaban.
Saya juga muslim, dan menolak syariat Islam di Indonesia!
syariat islam cuma berlaku bagi umat Islam. Kenapa orang agama lain yang kebakaran jenggot. Menjalankan syariat Islam adalah kewajiban bagi umat Islam. KEMBALIKAN PIAGAM JAKARTA !!!
syariat islam cuma berlaku bagi umat Islam. Kenapa orang agama lain yang kebakaran jenggot. Menjalankan syariat Islam adalah kewajiban bagi umat Islam. KEMBALIKAN PIAGAM JAKARTA !!!
http://cokiehti.wordpress.com/2008/06/21/63-tahun-piagam-jakarta-dan-pengkhianatan-terhadap-islam/
@baguscokie
tai kucing syariat islam
kalo lo pada masih mau nerapin syariat islam
jangan protes klo maluku selatan,manado,papua pada merdeka.
anjing indonesia
bangsat lo islam
kalau gitu dulu ngapain lo merdeka nyaplok lahan gua (tanah batak) anjing kalian penjajah. lebih baik gua balik ke inggris daripada sama indonesia tai
hidup RMS
menna mueria
Assalamu’alaikum wr. wb.
Kemerdekaan_kan atas rahmat Allah S.W.T.
jadi pantaslah Indonesia berdiri berasaskan Syariat Islam
yang tidak setujuh dengan hukum Allah
ya….. keluar aja dari bumi Allah
iya gk…..
teruskan perjuangan
Allah beserta kita
Allahu Akbar….!!!!
Bisa dipertanyakan tuh… aqidahnya orang muslim yang menolak syariat islam di indonesia
bisa saja dia antek-antek, sekutu dan bonekanya USA sampah……
( untuk coment yang make ID : Ajaran)
benar tuh kata (ID:Kaing)
indonesia milik islam
jadi yang ngontrak gk usah banyak bacot…
toh indonesia dimerdekakan dengan kata
ALLAHU AKBAR…!!!!
bukan dengan kata
HALELUYA
iya gk…. (ID:Kaing)
SYARIAT ISLAM = PERANG SIPIL
any question ?????????????????????///
terserah deh kalo mau pake syariat islam
tapi jangan harap kalo kami akan menyerah begitu ajah
kami akan melawan sampai mati untuk kebebasan
jangan harap indonesia nanti masih utuh coz sebagian wilayahnya pasti kami rebut kembali
WE WILL NOT GO DOWN
@ buat rizki
pale lo ngontrak gua ama nenek gua juga dari dulu bukan islam
kalau mau diriin negara islam diriin ajah di tepat yang semuanya islam. bebaskan tanah batak,maluku,papua,manado dan lain sebagainya.
MERDEKAA !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!1
kalian para muslim tak tahu diri. sapa bilang indonesia ini adalah bumi allah dasr islam di bangun di atas dusta da kebohongan dan kekerasan, agama para orang bodoh dan tak beradab, lou tau ngak dulu indonesia itu mayoritas hindu dan budha tapi kalian datang dgn tipudaya,penghasutan,kekerasan dan seperti musang berbulu domba, kalian sudah tidak mengharagai saudara kandung kalian yg ada di nusantara ini,kalian lebih cenderung mihak arab apa kalian berdarah arab, otak kalian sudah di cuci oleh para arabian itu dgn agama bodohnya…….jgnkira kalian bisa bertahan lm di indonesia ini ku ingatkan 65 tahun lagi kalain akan lenyap dari nusantara ini..setelaha itu kalian akan mengemis lagi utk belas kasihan lagi,,,dasar kammbiiinggggg baunya amis..
kalian sudah melupakan perjuangan bersama masyarakat indonesia melawan penjajah tapi kini kalain muslim sudah berubah karena sibuk membela AGAMA TEROR kalian..jgn harap kalian buisa mengislamkan indonesia,kalo semua daerah non muslim memisahakan diri..darimana kalian bisa makan …kalian itu ngk nyadar kalian itu banyak hidup dari daerah kafir contohnya bali.papua.beberapa sulawesi.maluku
kalian itu dasr MUNAFIIIIKKKKKKKKKKKKKKKKKK
persetan dgn kalian
kami akan merdeka jika kalian memaksakan syariat bedebah kalain jalan…..masih banyak negara kafir yg akan bantu kami…kmi tdk takut. lebih baik kmi di jajah inggris daripada di jajah muslim. yg hanya membawa kemiskinan..dan pembodohan …..mana ada negara muslim bisa maju karena mereka BODOH DAN DUNGGU….!!!!!!!! FUCK
Bisa dipertanyakan tuh… aqidahnya orang muslim yang menolak syariat islam di indonesia
bisa saja dia antek-antek, sekutu dan bonekanya USA sampah……
( untuk coment yang make ID : Ajaran)
rizki bedebah jgn sok km menanyakan aqidah orang lain..kmu ngk nyadar sudah stengah abad islam meminpin indonesia. gmn apa kemajuan negara kita selama ini.yg sya liat hanya pembodohan dan kehancuran.kau liat di jawa yg mayoritas muslim banyak preman, pemerkosaan,korupsi. peraompokan.maling bertebaran begitupun begal.penyamun dan dan bbanyak lagi contoh kejahatn yg ada di bmi jawa.
kau liat skr pakistan yg sudah menyebarkan syariat islam apa yg kemajuan pakistan sekarang.
kau liat turki masyarakatnya sudah mentah2 menolak syariat islam krn mereka cerdas kalo syariat islam itu bikin negara bodoh dan sengsara
berarti riski ini termasuk yg orang berotak kambing dan bodoh
hidup amerika dan eropa krn mata uang mereka sy bisa hidup bahagia tdk seperti mata uang dilham yg hanya bisa di beliin kerupuk
kalian pura2 tidak tahu akan kejahatn islam di masa lau dan sekarang.. apa kalian tdk pernah baca tulisan DR.ALI SINA yaitu seorang murtadin dari IRAN.
apa kalian ngk pernah buka internet..dasar kalian hidup penuh dgn propaganda dan bodoh.
WAHAI PARA MUSLIM KEJAWEN ..MURTADLAH KALAIN SEBELUM KALIAN BODOH DAN KEJAM..
WAHAI PARA ALIRAN YG DI SESATKAN ISLAM… JADILAH KALAIN MAKLUK KAFIR KRN KALAIN AKAN LEBIH BAHAGIA.
WAHAI PARA AHMADYAH RAPATKAN BARISAN KALIAN DAN TAMBAH ANGGOTA KALIAN JIKA FPI MAU MENGAHBISI KALIN …SIKAT SJ FPI
SI RISKI INI ANTEK FPI DAN BASYIR
Baru2 ini saya membaca artikel dlm kwtanweer.com dgn judul :
“Al-Hind wa Pakistan … al-‘Ilmaniyya’ Tantaser” (India & Pakistan … Kemenangan2
Sekularisme. )
Ini ditulis oleh seorang Muslim Arab intelektual, yg membandingkan sejarah
kedua negara sejak merdeka dari Inggris thn 1947, dan menyimpulkan bahwa India
menjadi sebuah success story, sementara keadaan Pakistan amat menyedihkan.
Berikut cuplikan dari artikel tsb dan disusul oleh analisa dan komentar saya.
“Saat kami membandingkan negara Hindu sekuler India dgn Negara Islam Pakistan,
kami kaget dgn kontras besar diantara keduanya.
Presiden India sekarang adalah seorang Muslim, yg menunjukkan bahwa agamanya
bukan penghalang bagi jabatan tinggi di sebuah negara mayoritas Hindu. Kita
harus ingat bahwa sang presiden juga memainkan peran besar dlm pengembangan
program nuklir India. Belum lagi kemajuan India dibidang teknologi, ekonomi,
agrikultur dan pendidikan. Inida mencapai tingkat demokrasi yg menakjubkan.
Bandingkan itu dgn keterbelakangan memalukan Negara Islam Pakistan, sistim
pendidikannya, sistim ekonominya yg kembang kempis, meningkatnya terorisme dan
kekuasaan ulama di negeri itu.
Perbandingan antara India & Pakistan membuat seorang pengamat independen pedih
melihat pemerintah Pakistan dan rakyat Muslimnya. India, setelah mengadopsi
sistim pemerintahan sekuler, berhasil menyelamatkan diri dari berbagai masalah.
Memang India juga tidak bebas dari fanatisme Hindu, sistim kasta, dan ledakan
penduduk. Namun dgn sistim pemerintahan sekuler yg demokratis, India memiliki
posisi lebih baik utk menghadapi tantangan2 tsb, dibanding dgn negara2 spt
Pakistan dan Mesir.
Dgn mengembangkan rejim sekuler, India sukses menciptakan sebuah way of life
baru, baik dlm pemerintahan maupun dlm masy.
Warga India, terlepas dari agama atau etnisitasnya, berpartisipasi dlm proses
pembuatan keputusan. India bebas dari madrasah2 yg membawa dampak negatif bagi
sistim politik Pakistan. Di India, peran ulama Hindu terbatas pada lingkup
sosial; mereka tidak diijinkan mencampuri urusan legislatif. Dan walau India
sekuler, politisi2nya bebas memeluk agama apapun selama urusan agama berhenti
dipintu politik, ekonomi, edukasi & budaya; dlm arti bahwa sebuah keputusan
politik tidak tergantung kpd pengaruh agama. Dgn ini juga, India menempati
tempat terhormat di panggung dunia.
Lewat pendidikan, India menciptakan manusia India [baru] yg didasarkan atas
pemisahan agama & negara. Identitas agama diganti dgn identitas kewargaan.
Sementara itu, Pakistan, sbg negara Islam, gagal (note: secara pribadi saya
lebih menyukai menggunakan kata: behasil) mengimplementasi prinsip2 agama
Islam, spt kesetiaan dan kepercayaan yg memungkinkan kesuksesan pemerintah dan
masyarakatnya. Tendensi kesukuan dlm masyarakat Pakistan, dgn membengkokkan
(note: saya lebih suka menggunakan: menerapkan) nilai2 Islam, menciptakan
tempat subur bagi aktivitas teroris dll problema. Sambil merenungkan
deteriorasi parah dlm kehidupan Pakistan, pertanyaannya adalah: bukankah
sekularisme bisa menyelamatkan Pakistan dari krisis2nya yg tidak berkesudahan
?”
ANALISA
Sang penulis menyimpulkan satu hal sederhana : Sekularisme (‘Ilmaniyya’)
menjadi dasar sukses India, baik secara domestik maupun internasional.
Sementara itu, Pakistan yg bertujuan menciptakan sebuah model negara Islam,
semakin jeblog dlm 60 tahun belakangan ini, dirasuki oleh problema domestik &
internasional yg semakin melarut2.
KOMENTAR
Pengkajian sejarah India & Pakistan sejak 1947 menunjukkan bukti2 kuat bahwa
upaya menciptakan “negara Islam murni” spt yg dibayangkan Muslim India hanyalah
sebuah resep bagi kehancuran politik, sosial dan ekonomi.
Mari kita tinjau sejarah.
Kerajaan Mughal(moghul?) Islam menjajah India selama 300 tahun sebelum dikuasai
Inggris. Sebelum Inggris mempersiapkan utk angkat kaki, Liga Muslim dibawah
pimpunan ‘Allama Iqbal, thn 1909, menuntut bagi terciptanya sebuah negara yg
Islam murni, terpisah dari India.
Th 1940, pemimpin Liga Muslim, Muhammad Ali Jinnah, ngotot bahwa setelah
hengkangnya Inggris, negara itu harus dibagi dua. Dan keduanya terpisah pada
tgl 15 Agustus 1947. Pakistan kemudian terpisah oleh dua bagian: Pakistan Timur
dan Pakistan Barat, yg dipisahkan oleh kawasan India sebesar 1.000 mil !
Dan ini semua untuk APA ? Untuk sebuah kotak hitam di Saudi ??????
http://www.sacw. net/partition/
Hindu yg tinggal di daerah2 yg kemudian menjadi milik Pakistan harus lari ke
daerah2 India. Sementara Muslim2 yg tinggal di daerah Hindu ngibrit ke daerah2
Muslim. Adegan2 pembunuhan mewarnai kedua daerah perbatasan. Belum lagi masalah
Kashmir; penguasanya yg orang India memilih utk ikut India, walau mayoritasnya
adalah Muslim. Pakistan tidak pernah mengakui legalitas keputusan itu dan
sampai sekarang problema Kashmir terus menghantui keduanya.
Terlepas dari problema diatas, India maju pesat dlm berbagai front dan kini
dianggap sbg demokrasi terbesar di dunia. Sbg kontras, Pakistan terus kena
perusuhan politik dan ketidakstabilan sosial. Thn 1971, Pakistan Timur yg tidak
suka dgn kepemimpinan Pakistan Barat di Punjab, dgn bantuan tentara India
memisahkan diri dan menjadi Bangladesh.
Anehnya, sang penulis yg mendukung ‘Ilmaniyya’ (sekularisme) , juga mengatakan
bahwa Pakistan “gagal mengimplementasi prinsip2 agama Islam, spt kesetiaan dan
kepercayaan yg memungkinkannya mencapai sukses dlm pemerintahan dan
masyarakatnya.”
Faktanya adalah : Justru prinsip-prinsip agama itulah yang bertanggung jawab
atas kegagalan mereka. Spt dikatakan V. S. Naipaul, pemenang hadiah Nobel bagi
literatur dan pakar masalah2 India dlm bukunya “Beyond Belief: Islamic
Excursions Among the Converted Peoples” :
“Kecurigaan Muslim mengakibatkan dibentuknya Pakistan. Ide itu dibarengi dgn
gambaran kejayaan di masa lalu, dimana para penjajah menyerbu dari utara,
menyapu kuil2 Hindustan dan memaksakan kepercayaan mereka kpd sang kafir.
Fantasi itu masih hidup; dan bagi Hindu yg menjadi Muslim, itulah awal mula
neurosis mereka, karena sang mualaf baru lupa siapa atau apa dia dan iapun
menjadi seorang pelanggar (kemanusiaan) “. hal. 247
“Wilayah India telah dipisahkan secara berdarah utk membentuk negara Pakistan.
Jutaan orang mati, dicabut dari tanah air mereka. Lebih dari 100 juta Muslim
lari dari kawasan India, namun semua Hindu dan Sikh diusir dari Pakistan.” P.
290
Bukannya malah membawa damai dan kesejahteraan bagi Pakistan, Islam menjadi
sumber segala kesulitannya. Artikel dlm Tanweer diatas menyimpulkan bahwa
‘Ilmaniyya’ adalah jawabannya, karena terbukti sukses di India. Namun bgm
mungkin Pakistan mengadopsi model sekuler, mengingat bahwa raison d’etre,
alasan pembentukannya, MEWAJIBKAN SEBUAH SISTIM ISLAM ????
Saya tutup tulisan ini dgn pepatah Naipaul dari Pendahuluan bukunya:
“Islam dlm bentuk aslinya adalah sebuah agama Arab. Siapapun yg bukan Arab dan
menjadi Muslim adalah seorang mualaf. Islam bukan hanya masalah kepercayaan
pribadi. Islam membuat tuntutan imperial.
It makes imperial demands. Pandangan dunia sang mualafPUN berubah, tempat
sucinya kini pindah ke tanah Arab; bahasanya adalah Arab. Pengetahuan
sejarahnya juga berubah. Ia menolak sejarah nenek moyangnya; dan ia menjadi
-entah suka atau tidak- bagian dari cerita sejarah Arab. Sang mualaf harus
meninggalkan apapun yg diwariskan nenek moyangnya. Gangguan yg disebabkan bagi
masyarakat sangat besar, bahkan setelah 1000 tahun hal ini terulang terus;
orang harus terus menerus meninggalkan, mencampakkan peninggalan nenek
moyangnya. Mereka membentuk fantasi2 ttg apa dan siapa mereka; dan dlm Islam
milik negara2 yg ditundukkan, ada sebuah elemen neurosis dan nihilisme. Negara2
macam ini dgn mudah bisa meledak.” P. xi
taek kalian
klo mo syariat islam
berarti gua integrasi ke inggris
Gooo SYARIAT ISLAM…
Gua dukung penuh penerapan SYARIAT ISLAM….
Indonesia n negara2 Islam lainnya harus bsatu dan membentuk kekhalifahan…
Tegakkan kalimat ALLAHU AKBAR di bumi ALLAH SWT…
belum dijalankan kok udah curigaan aja…takut aja gitu…
bahkan di zaman Rasulullah pun orang nonmuslim yang tidak “mengganggu” g di apa2in kok..bhkn tetap dilindungi sebagai warga negara..
alasan kecilnya, karena mereka bayar pajak..hehe..
islam berarti salam..selamat…
dengannya kita bisa hidup dalam hidup…
dah nyata2 syariat islam itu gagal membuat ekonomi negara makamur masih sj kalian berpikiran picik,,,dasar keras kepala tuh
tai syariat islam
la wong skrg msi pancasila aj muslim uda pd sewenang-wenang
ap lgi klo nti syariat islam
klian mengaitkan islam sm si ismael
anak pembantu it?
sdngkan kristen dr si ishak,anak dr majikan
pntsan koq bnyk bgt org2 islam yg jd pmbantu di keluarga2 kristen
mw jd penguasa?
mimpi kle~~~
Assalamualaikum.
Saya sebagai muslim sekaligus WNI merasa prihatin atas komentar2 klian, baik itu muslim ataupun nonmuslim. Tolong jg ucpan2 klian, kita sm2 orang bragama dan org Indonesia. Jangan saling menyerang dan menghina itu bertntangan dengan ajaran kita semua dan hanya memicu konflik.
Km warga muslim indonesia sgt kbratan jika dtuduh sbgai teroris dan penjajah sdr2 kt yg non muslim. Tlg buktikan!
mgkn mmg muslim Indonesia cenderung mw mnang sndri kren mmg sbg mayoritas.Tp sy rs it umum terjadi di belahan bumi manapun. Bahkan di negara lain dmn muslim sbg minoritas, mereka sangat tertindas dan diperlakukan swenang-wenang.
tengoklah Thailand dan Myanmar yg menindas muslim Rohingnya, tengoklah Filiphina yg merongrong penduduk asli moro-mindano, lihatlah India yg bahkn menyebut umat islam yg pembawa peradaban sebagai “kanker”. Jd kesimpulannya secara umum kita ini sm sj, jgn mengecam Islam sebagai teroris. Karena dg itu malahan akan djadikan Amerika sbg alasan untk menyerang kita dan DEMI TUHAN baik orang Islam,Kristen,Budha,maupun Hindu Indonesia semuanya akan dihancurkan tanpa pandang bulu. Karena Amerika ada di bawah kuasa Yahudi, yg menghalalkan darah Orang Nasrani apalagi umat lain.
woi sdr2 kristen, sebagai orang kristen sy sgt kcw dg km2 smw! bner kmntar -muslim- td, kty klian mengaku beragama tp ucapannya tdk lebih dari Atheis!!!!! Kita ini sharusy menyebarkan cinta kasih bukan menebar teror dan fitnah kpd muslim!!!! sy jd bingung ap sbenere kt y, yg teroris!
sdhlah, kt jg hrs jujur dan jgn munafik spt opini -muslim- td, Dinegara2 kristen, muslim jg dirongrong. beday, kt selalu meneror tp dg dalih2 agama dan malah menyebut agama lain itu teroris!!
ap perlu jesus disalib lg u? menebus dosa2 kt skrg??? smg tuhan mengmpuni kt!!!
damai untuk smua!!!!!!!!!!!!!!
Salam Perdamaian bwt kita semuanya…..
Komentar demi komentar sama saja tidak juah beda hanya saling curiga dan ujung-ujungnya hanya akan menimbulkan konflik, ada apa dengan kalian semua????apa yang kalian perebutkan?apa yang kalian cari dengan ideolodi agama kalian?
sebelumnya saya minta maaf bukan maksud saya buat mengajari kalian semua dengan komentar saya ini tapi saya merasa perihatin dengan komentar-komentar kalian yang tidak bijaksana ini.
Kita mengetahui dan sadar bahwa negara indonesia masyarakatnya majemuk, dengan banyak suku, bahasa dan agama jadi para pendiri negara kita tidak salah memilih ideologi indonenesia dengan pancasila, karena dengan pancasila semua warga indonesia terwakili di dalamnya baik itu agama islam, kristen, budha, hindu maupun kongucu. Indonesia dijajah oleh belanda kurang lebih 350 tahun dan oleh jepang kurang lebih 2 1/2 tahun, apakh kalian semua tidak mengerti akan sejarah atau menghilangkan sejarah dari otak kalian semuanya? bahwa para pejuang indenesia mencurahkan semua tenaga dan darahnya hanya untuk satu tujuan yaitu MERDEKA dari para Imeperialisme Kolonialisme, itu adalah suatu perjuangan yang sangat panjang dan melelahkan, pada waktu penjajahan mereka bersatu dan harus kita INGAT mereka tidak melihat mana islam mana kristen mana budha mana hindu dan mana agama lainnya, tapai mereka meliahat dan mempunyai satu semangat yaitu INDONESIA MERDEKA. Mereka sudah sangat jelas memberikan ynag sangat terbaik untuk INDONESIA tapi apa yang telah kita berikan untuk negara kita yaitu INDENESIA? janganlah kita berbicara tentang ideologi negra indonesia lagi tapi yang kita pikirkan sekarang adalah bagaiamana negra indonesia ini bisa bersaing dengan negra lain, ini adalah tugas kita bersama bukan hanya pemerintah, negara kita sudah jauh ketinggalan dengan malaysia dan mungkin telah ketinggalan juga dengan vietnam. Negara kita g akan bisa maju kalau kita hanya ribut mempermasalahkan agama mana yang paling benar. Saya yakin semua agama itu mengajarkan tentang moral dan semua agama itu mengajarkan hal yang baik, saya kira isu ini sudahlah jangan dipermasalahkan lagi toh konstitusi kita menjamin kepada setiap pemeleknya untuk mengamalkan ajaran agamanya masing-masing.
sekarang ini kita lebih baik melihat ke depan dan negara kita sedang mempunyai hajatan besar yaitu pesta demokrasi dan kita pun tahu pemilihan legislataif sudah dilaksanakan sekarang kita menghadapi PILPRES dan waktunyalah bagi kita memilih seorang pemimpin yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
Dan saya cuma ingin mengingatkan kepada saudara-saudara kita yang ingin memisahkan diri dari bumi nusantara ini, apakah kalian sadar itu ada unsur politis dari para elit untuk mendapatkan keuntungan pribadi saja tidak ada yang lain. dari sabang sampai meroke kita semuanya adalahg saudara, dan iini yang kalian bangga dengan indonesia karena indonesia tidak berbentuk negera federal tetapi republik indonesia dan ini adalah suatu keunikan negara kita yang bisa mempersatukan pulau-pulau yang ada dengan masyarakatnya yang berbeda pula dan tentunya juga agmanya berbeda juga. dan satu pertanyaan saya kepada yang telah menyampaikan komentar yang begitu bangga dengan Amerika dan inggris, apa yang akan kalian dapatkan dengan bergabung dengan Amerika dan Inggris?
Dan bodohlahlah orang yang mengatakan TERIMA KASIH AMERIKA ATAS DOLAR-DOLARMU KARENA DENGAN DOLARMU SAYA BISA MAKAN.
terakhir dari saya mari kita sama-sama menjaga keutuhan ibu pertiwi.
ketika syariat islam tidak bisa menerima keragaman yang ada, terus bagaimana islam bisa dikatakan sebagai agama yang menjadi rahmat bagi seluruh alam????
nabi sendiri menerima budaya arab kan? islam haruslah sesuai dengan kondisi masyarakat yang ada.
saya ingin mengomentari mengapa kita ga maju karena sistem ekonomi kita adalah ekonomi barat/kapitalis, makanya kita ga maju-maju. Haluan ekonomi ini berasal dari pemikir yahudi/nasrani. Yang terbukti menyengsaran ekonomi indonesia, dan dunia umumnya. Makanya ekonomi indonesia hancur seperti sekarang. Tahu kah kalian orang non muslim, sistem ekonomi yang adil adalah sistem ekonomi islam, karena sistem ini belum mayoritas di indonesia. Karena apa, dasar negara ini ga asli lagi dengan hilangnya tujuh kata dalam piagam jakarta. Sila asli Pancasila yang pertama adalah ” Ketuhanan Yang Maha Esa dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk-Nya”. Dan perlu diingat, syariat islam hanya bagi umat muslim, yang non muslim ga diganggu, dan ga dipaksa ikut syariat islam, dan akan dilindungi oleh negara. Tengok di malaysia, aman-aman saja orang tionghoa di sana. Jadi kekhawatiran itu hanya stigma yahudi/USA/peninggalan kolonial Belanda yang kafir.
Pokoknya tegakkan syariat islam di Indonesia, Rahmatan Alamin. Hidupkan ekonomi syariah dan hancurkan ekonomi kapitalis di indonesia.
Kembalikan piagam Jakarta.
AllahuAkbar. Buat Anggota DPR 2009-2014 perjuangkan terus syariat islam.
” Bagaimana pun golongan Allah lah yang menang”.
Wassalam.
WAHAI KALIAN SEMUA……….
tanda-tanda kiamat sudah nyata: global warming, kebokbrokan moral di segala bidang termasuk politik di Indonesia (lihat di tv, DPR=Dewan Perampokan Rakyat), kemunafikan, kejahatan di bidang menjual makanan seperti daging busuk, zat kimia bahaya,, terorisme dlll…..
termasuk jelas: BENCANA ALAM yang terus beruntun dan terus di Indonesia.
Itu semua supaya rakyat Indonesia BERTOBAT dari jalannya yang jahat.
Saya yakin kiamat sebentar lagi (mungkin tidak sampai 30 thn lagi) dan diawali dengan kedatangan DIA ke bumi menjemput orang-orang kudusNya. DIA yang bakal menjadi hakim seluruh manusia pada penghakiman terakhir. DIA yang adalah penguasa surga dan bumi. APA KALIAN Tahu siapakah DIA……..
ok lah kalian punya keyakinan masing-masing, pooknya saya akan berdoa supaya INDONESIA DISELAMATKAN termasuk kalian semua. (Jalan keselamatan hanya satu……carilah DIA, sebelum menyesal selamanya.)
Assalamu aliakum.
ikut komentar, untuk mas kafir murtado,kafir merdeka dan phoenixon : saya ucapkan terimakasih atas hujatan – hujatan anda terhadap muslim, saya heran orang seperti anda yang mengaku beragama tetapi tidak tahu tatakrama ; kita ini orang Indonesia yang nota bene dikenal bangsa yang ramah, diikat dengan satu kata persatuan nasional. Kalau saya teliti anda berinisial kAFIR MERDEKA / KAFIR MURTADO, tahukah anda apa itu kafir? Kafir itu artinya tutup atau tertutup; mungkin anda hatinya tertutup untuk melihat kebenaran atau anda menutup diri untuk kebenaran. Perlu saya jelaskan bahwa syariat Islam itu adalah merupakan aturan – aturan yang wajib dilaksanakan bagi pemeluk agama islam ( muslim ) untuk mengatur tatanan kehidupan bidang sosial, ekonomi , hukum, ibadah dsb. yang tujuannya adalah untuk kesejahteraan, kebahagiaan,keamanan didunia dan diakhirat.apabila anda melihat potret kehidupan manusia sekarang itu akibat manusia tidak menjalankan syariat Islam. Karena syariat Islam diturunkan oleh yang menciptakan alam dunia serta isinya dan manusia seluruhnya yaitu ALLAH SWT, termasuk anda diciptakan oleh ALLAH swt. Keinginan penerapan syariat Islam ditegakkan itu untuk kaum muslim bukan untuk kaum kafir ( anda ),dan merupakan suatu kewajiban bagi seorang muslim untuk menegakkan atau menjalankannya sebagai bentuk ibadah dan jelas tidak akan menggangu tatacara ibadah anda. Demikain mas, majulah Indonesiaku dan Tegaklah Syariat Islam, Allahu Akbar. wassalam.